Mudah, 6 Cara Mengatasi Serangan Malware di Android

Kaspersky telah memberikan laporan perihal jumlah perangkat yang terindikasi terjangkit malware di seluruh Dunia. Dari hasil laporan mereka, Indonesia merupakan negara ketiga yang tercatat dalam laporan tersebut. Lalu bagaimana cara mengatasi serangan malware di Android kamu?

Untuk menghindari perangkat dari serangan malware, tentu saja banyak cara yang bisa kamu lakukan. Baik itu dalam hal penggunaan, pembatasan akses dari Android kamu dan lain sebagainya.

Kaspersky sendiri merupakan penyedia layanan perlindungan terhadap ancaman malware dan keamanan informasi seperti serangan jaringan, phising, dan spam. Berbagai fungsi dan komponen perlindungan tersedia di Kaspersky ini guna memberikan proteksi yang komprehensif.

Malware

Namun kabarnya, banyak yang menyebutkan bahwa Kaspersky merupakan mata-mata dari sebuah lembaga untuk mengawasi para pengguna smartphone Android. Tak kalah heboh, berita ini juga sampai dibenarkan oleh banyak media yang menyebutkan hal serupa.

Nah, terdapat beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk mencegah malware yang meretas smartphone kamu. Oleh karena itu, silahkan simak cara berikut untuk menghindari malware di smartphone dari Kaspersky.

Cara Mengatasi Serangan Malware di Android

  • Unduh Aplikasi dan Game hanya dari Google Play Store

Penggunaan aplikasi yang di unduh dari App Store resmi memang tidak menjamin keamanan penuh, akan tetapi hal ini dapat menghindari risiko dari terjangkit malware akan lebih rendah.

Perlu kamu ketahui, aplikasi pihak ketiga merupakan tempat yang sering dijadikan sarang bagi para peretas, biasanya dalam aplikasi tersebut dapat berisi banyak malware untuk mengintai targetnya.

Nah dengan mengunduh dan menginstall aplikasi dari Google Play Store atau App Store resmi lainnya, kamu akan terhindar dari serangan malware.

  • Jika kamu memiliki Apps pihak ketiga, segeralah Uninstall

Jika sudah terlanjur menginstall sebuah Aplikasi yang didapatkan dari pihak ketiga. Sebaiknya segera lakukan uninstall.

Biasanya aplikasi tersebut merupakan, aplikasi hasil dari Crack seseorang yang awalnya merupakan aplikasi berbayar dan bisa kamu dapatkan secara gratis di Google. Contohnya seperti aplikasi Mod, Pro, dan Premium.

Hal ini sangat berbahaya, bahwasannya para peretas tak hanya sekedar membagi kan aplikasi secara gratis saja, melainkan ada tujuan tertentu dari tindakannya tersebut.

Cara ini juga bertujuan untuk menghilangkan ancaman dari malware pada smartphone Android kamu, nah alangkah lebih baiknya jika kamu mengaktifkan pengaturan smartphone yang akan mendeteksi jika perangkat kamu akan menginstall aplikasi dari sumber yang tidak terpercaya.

  • Selalu Install pembaruan Sistem dan Aplikasi di Google Play Store

Usahakan untuk selalu memperbaharui sistem dan aplikasi jika terdapat update terbaru. Hal ini dapat mengatasi kerentanan yang mungkin menjadi target bagi para peretas malware.

Selain itu, pembaruan akan membawa peningkatan sistem keamanan, memperbaiki bug, dan memaksimalkan performa dari aplikasi tersebut, sehingga kamu akan mendapatkan pengalaman yang optimal dan terhindar dari berbagai malware.

Namun harus dipastikan bahwa aplikasi yang kamu update bukan merupakan aplikasi pihak ketiga ya.

  • Jangan asal Klik tautan yang dikirim

Ketika kamu mendapati pesan yang didalamnya merupakan sebuah tautan atau link yang mengarah pada website. Berhati-hatilah dan jangan asal mengklik link tersebut. Bisa saja tautan tersebut berisi banyak malware yang berbahaya yang siap menyergap perangkat kamu.

  • Waspada jika ada Antivirus yang menawarkan ujicoba gratis

Jangan terkecoh dengan embel-embel gratis yang disediakan oleh para pengembang antivirus. Pastikan terlebih dahulu bahwa antivirus tersebut aman.

Cari tahu terlebih dulu detail aplikasi antivirus yang akan kamu Install, seperti halnya Kaspersky yang dulunya merupakan antivirus dan sekarang malah dianggap sebagai malware yang menyamar.

Oleh karena itu bijaklah dalam menggunakan antivirus, dan ketahui terlebih dahulu apa fungsi dari setiap aplikasi yang akan kamu install.

  • Sebaiknya jangan gunakan Aplikasi Antivirus pihak ketiga

Penggunaan antivirus memang dapat membantu kamu untuk mengatasi serangan malware di Android. Namun tahukah kamu bahwa dalam smartphone kamu sendiri sudah terdapat aplikasi antivirus bawaan?

Ya, seperti halnya smartphone Xiaomi, Oppo, Huawei dan yang lainnya, setiap smartphone keluaran terbaru akan dilengkapi dengan aplikasi antivirus.

Aplikasi bawaan tersebut biasanya terletak dalam sebuah Aplikasi Keamanan yang bisa kamu akses di Settings. Nah biasanya didalam aplikasi tersebut terdapat berbagai fitur yang berfungsi untuk membersihkan smartphone dari file Junk (file sampah), mengatur penggunaan RAM, dan antivirus. Jika kamu mendapati smartphone dengan fitur seperti itu, gak usah pasang antivirus lagi ya.

Nah, demikian cara mengatasi serangan malware di Android. Selalu bijak dalam menggunakan smartphone dan jangan menginstall aplikasi yang kamu tidak tahu asalnya dari mana. Cukup sekian artikel saya kali ini dan semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *