Mimpi Treble yang Pupus

raden.tv – Andrea Agnelli -presiden Juventus- mendatangkan megabintang Cristiano Ronaldo pada bursa transfer dua musim lalu bermakna banyak hal. Di luar lapangan, pundi-pundi uang tentu bakal mengalir deras ke rekening Juventus efek dari kenaikan penjualan tiket, merchandise dan jersey, serta kontrak sponsor. Di dalam lapangan, prestasi moncer di kompetisi lokal dan Eropa menjadi tujuan utamanya.

Presiden Juventus, Andrea Agnelli

Presiden Juventus, Andrea Agnelli

Kini, hampir dua musim berlalu, nampaknya itu semua belum terwujud, terutama di dalam lapangan. Terbaru, dini hari tadi (18/6) Juventus harus mengakui keunggulan mantan anak asuh Sarri, Napoli lewat adu penalti di babak final Coppa Italia 2020. Hasil minor ini seperti mengulang capaian musim lalu, dimana Si Nyonya Tua juga gagal mengangkat trofi Coppa Italia. Pupus sudah mimpi meraih trigelar di musim ini.

Harapan allenatore Juve, Maurizio Sarri untuk menyelamatkan musim ini tinggal tersisa di Serie A dan Liga Champions. Di Serie A, saat ini La Vecchia Signora -julukan Juventus- berada di puncak klasemen sementara dengan 63 poin hasil dari 26 pertandingan. Berjarak satu poin dengan Lazio yang menguntit persis di belakang Paulo Dybala cs. Dengan sisa 12 pertandingan dan 36 poin yang tersedia, Lazio tentu tidak akan rela Juventus nyaman di puncak klasifika.

Di Liga Champions, Juve masih harus berjuang di 2nd leg babak 16 besar melawan Lyon awal Agustus nanti. Pada pertemuan pertama, Juve harus bertekuk lutut 0-1 di Parc Olyic Lyonnais. Pertandingan leg 2 nanti bakal dilangsungkan di Portugal. Keputusan UEFA ini diambil terkait pandemi Covid-19 yang masih terus merajalela di Eropa.

Melihat konfigurasi klasemen Serie A dan peluang di Liga Champions, Sarri harus bekerja ekstra keras guna menyiapkan skuad yang lebih kompetitif. Jika nanti di akhir musim, gelar scudetto dan Liga Champions juga lepas seperti Coppa Italia, nasib Sarri bisa di ujung tanduk.